Ad

TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI

 


Beritae-PialaDunia. Hobby Presiden AS Trump yang paling menjengkelkan adalah senang ikut cawe cawe, senang ikut campur urusan dalam negeri negara lain.

Tidak sekedar campur tangan dibidang ekonomi dan politik tetapi juga bidang lainnya. Diantaranya dibidang olahraga, yang paling gres adalah campur tangan Trump terhadap FIFA perihal Kartu Merah yang diterima pemain bola AS, Falorin Balogun.  

Keputusan penangguhan sanksi kartu merah yang diterima Balogun, keluar kurang 48 jam sebelumn AS menghadapi Belgia di perempatan final. Kemenangan campur tangan Trump ini dirayakan lewat media sosial miliknya, Truth Sosial. " Terima kasih kepada FIFA yang benar dan membalikan ketidak adilan besar " . 

Kontan cawe cawe Trump ini banyak menuai protes dari banyak oficial dan media yang terlibat dalam laga Bergengsi Piala Dunia 2026.  

Protes pedas datang dari Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia ( RBFA).  

"Saya tidak tahu kalau 5 Juli itu sama dengan 1 April ( Hari April Mob) di FIFA, " sindir pelatih Belgia Rudi Garcia yang tampak geram dalam konferensi pers jelang laga.  

RBFA memang sempat mengajukan banding atas keputusan tersebut tapi banding itu ditolak FIFA. 

Tak pelak lagi, penolakan banding yang diajukan Belgia ini menuai banyak protes dari negara negara yang berlaga di Piala Dunia. 

UEFA yang belakangan ini besebrangan dengan FIFA menyebut keputusan itu " melewati garis merah"  

" Ini kesalahan besar dari FIFA. Bukan keputusan yang tepat. Balogun mendapatkan kartu merah dan VAR memastikan itu kartu merah. Artinya dia harus absen satu laga, " kata Stale Solbaken pelatih kesebelasan Norwegia.  

" Kesan ada intervensi politik aktif dalam olahraga harus segera dihilangkan secara tuntas. Integritas kompetisi dan kredibilitas FIFA jadi taruhannya, " ungkap Bernd Neuendorf Presiden Federasi Sepak Bola Jerman.  

Kasus Balogun ini bisa jadi preseden pada pertandingan sisa. Jika kartu merah itu tiba tiba bisa dibatalkan, mengapa tidak kasus yang lain? Atau gol yang dianulir? Atau kartu kuning yang mengakibatkan skorsing untuk pertandingan yang penting.   

Presiden FIFA Gianni Infantino membantah keputusan soal Balogun dipengaruhi Trump Presiden Amerika Serikat. Dan menyatakan keputusan itu sepenuhnya berasal dari komite disiplin FIFA.  

Untunglah Kesebelasan Belgia dapat membekuk kesebelasan AS dengan angka telak 4 - 1. Dengan kekalahan itu kesebelasan AS tersingkir dari laga perempat final. Cawe cawe presiden Trump mirip dalam Perang Iran versus Israel. Hasilnya sama AS harus angkat kaki dari perang tersebut. Trump boleh punya hobby cawe cawe rumah tangga negara atau badan internasional, tapi nasib kesebelasan AS tetap sama yakni tersingkir dari laga Piala Dunia 2026.Arijawan.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI
  • TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI
  • TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI
  • TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI
  • TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI
  • TRUMP INTERVENSI, AS TETAP ANGKAT KAKI

Posting Komentar